- Penerbit
- Kementerian Keuangan; Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden (UU 10/2020) (Sumber resmi)
- Lisensi
- peraturan.bpk.go.id menyatakan dokumen hukum di situsnya bersumber dari situs instansi terkait dan tidak mencantumkan lisensi (dicek 14 Oktober 2026). Situs Kementerian Keuangan belum diperiksa.
- Periode data
- 1 Januari 2025
- Terakhir dicek
- 12 Oktober 2026, dicek 2 hari lalu
- Pembaruan
- Saat aturan atau sumber berubah. Diperbarui bila PMK atau undang-undang tarif berubah.
- Dasar dan berlaku sejak
- 3 instruments, named on each row, 1 Januari 2025
- Jumlah baris
- 24
- Status
- Segar
Catatan
Tidak termasuk cukai tembakau impor, cukai barang lain, PPnBM dan pengecualian bea meterai.
Bila data belum ada
Tarif yang tidak dimuat tidak diperkirakan; permintaan atasnya dijawab tidak ditemukan.
Contoh data
10 baris pertama dari 24 baris.
| rate_code | category | item | unit | value | conditions | location | note | source_instrument | effective_date | source_url |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ppn_rate | ppn | Tarif PPN | percent | 12 | Dari harga jual atau nilai impor | Pasal 2 ayat (2) | PMK 131/2024 ditetapkan 31 Desember 2024, berlaku 1 Januari 2025. Pasal 2 ayat (2): "dihitung dengan cara mengalikan ... | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai | 2025-01-01 | https://jdih.kemenkeu.go.id/api/download/ad276b82-94bd-4197-b409-af33e2842cd6/2024pmkeuangan131.pdf |
| ppn_non_mewah_effective | ppn | PPN efektif untuk BKP selain barang mewah dan JKP (DPP nilai lain 11/12) | percent | 11 | DPP berupa nilai lain 11/12 dari nilai impor, harga jual, atau penggantian; 12% x 11/12 = 11% | Pasal 3 ayat (2) dan (3) | Pasal 3 ayat (2): "dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar Pengenaan Pajak berupa n... | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai | 2025-01-01 | https://jdih.kemenkeu.go.id/api/download/ad276b82-94bd-4197-b409-af33e2842cd6/2024pmkeuangan131.pdf |
| bea_meterai_tarif | bea_meterai | Tarif Bea Meterai | IDR per dokumen | 10000 | Tarif tetap untuk dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 | Pasal 5 | Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai | 2021-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/141992/UU%20Nomor%2010%20Tahun%202020.pdf | |
| bea_meterai_ambang_nilai | bea_meterai | Ambang nilai uang dokumen yang dikenai Bea Meterai (penerimaan uang atau pelunasan utang) | IDR | 5000000 | Dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000, yang menyebutkan penerimaan uang ata... | Pasal 3 ayat (2) huruf g | Pasal 6 ayat (1) lets a Peraturan Pemerintah change the threshold; no change was checked. Exemptions are not served. | Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai | 2021-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/141992/UU%20Nomor%2010%20Tahun%202020.pdf |
| cukai_skm_1 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SKM, golongan I | IDR per batang | 1231 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Paling rendah Rp2.375 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 1 | Domestic production only (Lampiran I); the import table (Lampiran II) is not served. Table read from the rendered PDF... | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf |
| cukai_skm_2 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SKM, golongan II | IDR per batang | 746 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Paling rendah Rp1.485 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 1 | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf | |
| cukai_spm_1 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SPM, golongan I | IDR per batang | 1336 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Paling rendah Rp2.495 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 2 | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf | |
| cukai_spm_2 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SPM, golongan II | IDR per batang | 794 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Paling rendah Rp1.565 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 2 | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf | |
| cukai_skt_spt_1_di_atas_2170 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SKT atau SPT, golongan I | IDR per batang | 483 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Lebih dari Rp2.170 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 3 | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf | |
| cukai_skt_spt_1_1555_2170 | cukai_hasil_tembakau | Cukai SKT atau SPT, golongan I | IDR per batang | 378 | Batasan harga jual eceran per batang atau gram: Paling rendah Rp1.555 sampai dengan Rp2.170 | Lampiran I, hasil tembakau buatan dalam negeri, urutan 3 | Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 (perubahan ketiga atas PMK 192/PMK.010/2021) tentang Tarif Cukai Hasil... | 2025-01-01 | https://peraturan.bpk.go.id/Download/372204/97%20th%202024.pdf |
Unduh
CSV memakai koma, UTF-8. Buka berkas XLSX bila Excel Anda memakai titik koma sebagai pemisah. Sel yang diawali tanda rumus diberi awalan petik.
Ambil lewat API
Tanpa kunci API. Semua dataset juga terdaftar di /v1/datasets dan alat MCP list_datasets.
curl
curl "https://refnusa.dev/v1/tax-rates?category=ppn"Perubahan terakhir
- 12 Oktober 2026 Tarif PPN, bea meterai dan cukai hasil tembakau: Baris PPN kini mengutip PDF PMK (Pasal 2 ayat 2, Pasal 3 ayat 2 dan 3), bukan ringkasan JDIH.
- 12 Oktober 2026 Tarif PPN, bea meterai dan cukai hasil tembakau: Menambah PPN 12% dengan aturan DPP 11/12, tarif bea meterai Rp10.000 dengan batas Rp5.000.000, dan tabel cukai hasil tembakau dalam negeri 2025 (20 baris).
Data yang sama tersedia lewat API REST dan server MCP.